2026-01-26
Bayangkan kebakaran mendadak di mana peralatan pemadam kebakaran yang krusial gagal karena gangguan listrik—konsekuensinya bisa sangat buruk. Dalam situasi darurat seperti kebakaran, kabel tahan api memainkan peran penting dalam memastikan pengoperasian peralatan penyelamat jiwa yang berkelanjutan. Artikel ini menguji kabel FP dan FPC, karakteristiknya, aplikasinya, dan kriteria pemilihan untuk membantu membangun pertahanan keselamatan yang kuat.
Kabel FP (Fire Proof atau Flame Protection Cables) dirancang khusus untuk mempertahankan pasokan listrik dalam kondisi kebakaran. Terutama digunakan untuk memberi daya pada peralatan perlindungan kebakaran seperti sirkuit darurat, kabel ini direkayasa untuk menghantarkan listrik bahkan dalam panas ekstrem.
Menurut Pemberitahuan Undang-Undang Dinas Pemadam Kebakaran Jepang No. 10 "Standar untuk Kabel Tahan Api," kabel FP harus tahan terhadap suhu hingga 840°C selama 30 menit sambil terus memasok daya ke sistem pemadam kebakaran. Standar ketat ini memastikan peralatan penting tetap beroperasi selama evakuasi dan upaya pemadaman kebakaran.
Spesifikasi Asosiasi Produsen Kabel Jepang (JCS) memberikan standar kinerja dan pengujian yang terperinci:
Asosiasi Umum Pusat Teknologi Kawat dan Kabel (JECTEC), badan sertifikasi terdaftar Kementerian Urusan Dalam Negeri, memverifikasi kepatuhan kabel FP. Kabel FP dan FPC bersertifikat membawa tanda ini:
Mengingat ketahanan api yang unggul dan biaya yang lebih tinggi, kabel FP biasanya diwajibkan hanya jika diwajibkan oleh hukum. Kabel ini dirancang untuk pemasangan terbuka pada rak kabel atau struktur serupa—pemasangan conduit dilarang.
Berbeda dengan kabel FP, kabel FPC (FP-C) direkayasa khusus untuk pemasangan conduit sambil mempertahankan sifat tahan api. Desain ini mengakomodasi sirkuit yang membutuhkan perlindungan fisik dan ketahanan api.
Tidak semua peralatan keselamatan kebakaran memerlukan kabel FP/FPC. Perangkat dengan sumber daya darurat bawaan, seperti lampu indikator dan penerima alarm kebakaran, biasanya tidak memerlukan pengkabelan eksternal. Namun, peralatan seperti kipas pembuangan asap, hidran kebakaran, dan lift darurat sering kali bergantung pada sumber daya eksternal, menjadikan kabel FP/FPC penting.
Bahkan kabel tahan api pada akhirnya dapat gagal dalam kebakaran yang berkepanjangan. Perancang sistem harus memperhitungkan jadwal evakuasi saat memilih kabel untuk memastikan daya yang tidak terputus selama periode kritis.
Industri kabel telah mengembangkan "kabel ramah lingkungan" yang lebih ramah lingkungan yang meminimalkan emisi berbahaya dan meningkatkan kemampuan daur ulang. Varian kabel FP meliputi:
Meskipun kabel FP mewakili investasi yang signifikan, kabel ini sangat penting untuk keselamatan kebakaran. Faktor pemilihan utama meliputi:
Kabel FP dan FPC membentuk tulang punggung infrastruktur keselamatan kebakaran. Memahami sifat-sifatnya dan kriteria pemilihan yang tepat memungkinkan penerapan sistem darurat yang andal yang melindungi nyawa ketika setiap detik berharga.
Kirim pertanyaan Anda langsung ke kami